<!----><head> Page Not Found
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

A Wet Night - Malam Yang Basah

petualangan malam basah di tenda


Hai, Apa kabar Sobat ? semoga Anda semangat dihari ini. Topik kita hari ini mengenai berkemah dan berpetualang. Sebelumnya sediakan es Good Day atau Secangkir Teh untuk menemani hari Anda dalam membaca, selamat menyimak.

" Di sore hari, anak - anak mendirikan tenda di tengah padang yang luas. Setelah tenda berdiri, mereka memasak makanan di atas tungku buatan. Mereka semua merasa lapar dan bau makanan terasa menyengat dihidung.

Setelah mendapatkan makanan yang lezat, mereka bercerita dan menyanyikan lagu di dekat api unggun. Namun beberapa saat kemudian hujan mulai turun.
Anak - anak sudah mulai merasa letih karena seharian berpetualang, sehingga mereka masuk kedalam tenda dan tidur.


Mereka memakai selimut tidur yang tebal dan hangat serta nyaman, seketika itu mereka tertidur pulas.
Di tengah malam, dua anak bergegas bangun dan mulai berteriak. 'Tenda telah penuh dengan air!' Kata salah seorang anak. Mereka melompat dari selimut tebalnya dan keluar dari tenda.

Hujan mengguyur sangat derasnya dan mereka menemukan aliran sungai kecil telah terbentuk di sekitar padang yang luas. Sungai kecil itu terbentuk berbelok - belok mengikuti alirannya dan mengalir tepat di bawah tenda mereka. "

Jejak Petualangan


Dikutip dari wikipedia:

Petualangan adalah sebuah pengalaman yang tak lazim, namun sifatnya menarik. Pelaku petualangan disebut petualang, yaitu orang yang suka mencari pengalaman yang sulit-sulit, berbahaya dan lain-lain. Biasanya petualangan memiliki ciri keberanian, tantangan, resiko, dengan dampak yang bermacam-macam.

Petualangan bisa diartikan kegiatan dengan potensi bahaya fisik, seperti menjelajahi hutan, memanjat gunung, arung jeram, atau mengikuti olahraga ekstrim lainnya.

Pengalaman petualangan sangat berdampak kepada psikologis seseorang dan dapat diartikan sebagai negatif (misalnya ketakutan) atau positif (misalnya tantangan), dan dapat merugikan.

Bagi sebagian orang, petualangan menjadi harapan besar dalam seseorang. Menurut petualang André Malraux, dalam bukunya La Kondisi Humaine (1933),

 "Jika seorang pria tidak siap untuk mempertaruhkan nyawanya, di mana harga dirinya?".Demikian pula, Helen Keller menyatakan bahwa "Hidup adalah berani berpetualang atau tidak !."

Kegiatan petualangan luar ruangan atau outdbond biasanya dilakukan untuk tujuan rekreasi dan kegembiraan: contohnya adalah balap petualangan dan wisata petualangan.

Kegiatan petualangan juga dapat menyebabkan keuntungan dalam pengetahuan, seperti yang dilakukan oleh penjelajah Inggris Jason Lewis, misalnya, menggunakan petualangan untuk menarik pelajaran global dari hidup dalam lingkungan ekspedisi untuk berbagi pengalaman dengan anak-anak sekolah.


petualang ke hutan


Pengalaman Petualangan


Seorang petualang harus mempunyai jiwa yang besar, psikologis yang bagus, mempunyai keahlian dalam bertahan hidup atau survival way dan mengagumi alam ciptaan Tuhan serta merenungi penciptaan-Nya.

Artikel Terkait: Keluar Dari Kegelapan

Saya dulu pernah keluar masuk hutan dan berkemah di dekat aliran sungai yang jernih sewaktu di Borneo. indah sekali pemandangannya.

Dari jauh kulihat rumah - rumah penduduk terlihat kecil dan berjejer bagaikan jamrud di hamparan luas muka bumi, langit nan biru bersemai putih, hijau daun dan pohon - pohon menutupi bukit - bukit dari kekeringan.

Sinar matahari yang hangat tersentuh kulit di pagi hari membuat efek rileksasi, hembuasan napas segar memasuki hidung, kerongkongan dan dada terasa segar, suara aliran air yang gemercik ditambah nyanyian suara burung yang bersahutan dengan alam, membuat jiwa tenang dan damai bernuansa merdu riuh kegembiraan di dalam hati. Terimakasih Ya Tuhan !

Disitulah saya mulai mengagumi keindahan alam ciptaan Tuhan dan merenungi penciptaan Nya. Mungkin suasana yang seperti ini tidak terdapat di kota maupun tempat kerja.

Tujuanku masuk berpetualang adalah untuk mencari inspirasi, motivasi diri, menghilangkan penat rutinitas sehari - hari, mengenali alam sekitar, mengagumi karya Pencipta alam dan rekreasi.

Daftar Peralatan Petualangan


Kami dulu berempat masuk kedalam hutan yang masih perawan dan terjaga baik dari jamahan tangan usil manusia.

Tepatnya di daerah Panaan, South Borneo. Kulihat vegetasi tumbuhan yang heterogen, bukit - bukit curam dan landai serta jalanan setapak yang tidak terawat keberadaannya. Dan juga terdapat gua purba dengan celah yang sempit yang susah untuk di masuki.

Kami keluar - masuk hutan dengan hati riang gembira, di saat menyusuri tebing yang curam, langkah liar ku jatuh dengan menahan beban berat di tas punggung yang berisi bahan makanan dan peralatan tenda.

Terasa sakit tetapi hilang karena senang. Temanku mengingatkan agar hati - hati dalam melangkah karena dibawah adalah jurang menganga.

Sesampai di bawah terdapat aliran sungai yang jernih airnya dan dingin terasa di kulit. Kulihat ikan - ikan kecil yang banyak berkelompok berenang - renang mengikuti deras nya aliran sungai. Batu - batu terjal, berserakan di badan sungai berbentuk beraneka macam ada yang sebesar rumah ada juga yang sebesar mobil dan sampai sebesar bola.

kondisi aliran sungai di hutan yang sejuk

Aku lompati batu demi batu dengan hati - hati, hap - hap..., teriakku supaya tidak jatuh, sambil tangan memegangi batu yang menyembul untuk pegangan, licin sih tapi ada juga aku terjatuh di sungai, celana panjangku ku helai keatas sebatas lutut biar tidak basah oleh air sungai.

Sesampai di daerah yang agak datar dan rindang tepatnya di tepi sungai, kami mulai mendirikan kemah / tenda. 

Kami berempat mengeluarkan tas masing - masing dan set up tenda di tepi sungai yang jernih.

Tips yang benar untuk pasang  tenda yaitu:
  1. Buat kemah dekat aliran sungai untuk keperluan MCK, Minum dan memancing.
  2. Cari tempat yang agak datar dan agak rindang.
  3. Dilarang kemah dekat pohon yang terlalu besar, karena tempat binatang buas hinggap.
  4. Dilarang kemah di jalan lalunya binatang buas.
  5. Dilarang kemah di tanah becek dan bergerak.

Artikel Terkait: Cara Pasang Tenda Yang Benar

Tips yang bagus untuk camping atau berkemah yaitu:
  1. Mendirikan Tenda.
  2. Disaat Anda memasuki hutan maka Anda harus mempersiapkan diri dan peralatan.

#Persiapan diri yaitu Fisik dan Psikis.

Anda harus fit dulu badan dan tenaga (tidak dan sedang sakit). Faktor psikis yaitu mental yang baik, tidak lagi galau, tidak lagi putus cinta, srupupt dulu es Good Daynya, heheheheh.. tidak sedang marah dan sedih. Dan paling yang penting dalam memasuki Hutan dilarang sombong.

#10 Peralatan camping yang wajib Anda bawa saat masuk ke dalam Hutan:
  1. Sepatu dan Sandal
  2. Ransel dan kantongan plastik
  3. Jaket dan jas hujan
  4. Pakaian ganti luar dalam
  5. Tenda dan botol minum
  6. Perlengkapan Tidur/ Sleping Bag dan Matras
  7. Perlengkapan Memasak dan bahan makanan
  8. Lampu Emergency dan lampu Senter
  9. Kotak P3K atau obat-obatan
  10. Peralatan safety dan alat perlindungan diri


# Daftar Peralatan Camping ke Hutan yaitu:
  1. Sepatu dan sandal yang khusus untuk medan berat yaitu sepatu dan sandal yang kuat, lentur dan tidak kaku disertai kaos kaki. Bawa juga Glitter untuk menahani kaki dari serangan ular dan pasir di sepatu. Sarung tangan juga perlu.
  2. Ransel gunakan Back Packer yang membawa banyak barang bawaan yang diperlukan. Tas Pinggang kecil dan Tas gantungan untuk membawa HP, korek, pisau lipat, dll.
  3. Kantong Plastik berguna untuk membawa, membungkus barang bawaan kecil. Bawa banyak tidak apa - apa asal bisa dilipat untuk cadangan. Kantong palstik yang besar untuk bekas baju, sedang untuk barang bawaan bekas peralatan dan kecil untuk wadah barang kecil.
  4. Jaket digunakan untuk melindungi dari dinginnya malam dan Jas hujan dari terpaan hujan deras.
  5. Pakaian ganti secukupnya saja 3 pasang baju, kaos dan kemeja menurutku cukup. Atau sesuai style Anda. Untuk Celana panjang bawa Jeans dan Chinos. Untuk celana pendek wajib bawa karena sebagai ganti disaat masuk kedalam air cukup bawa 2 dan yang penting celana dalam sesuai keperluan Anda.
  6. Tenda cari yang memuat banyak orang jika berkelompok minimal 3 orang satu tenda. Tenda yang bagus adalah bentuk Dome atau bisa segitiga sesuai style anda.
  7. Botol minum bawa 2 yaitu botol besar dan kecil. Botol besar untuk diminum selama perjalanan dan Botol kecil untuk cadangan. Kebanyakan botol jadi ribet bawanya..
  8. Perlengkapan tidur cari sleeping bag yang tebal plus selimutnya menahani dari dinginnya malam. Bantal pisang yang bisa dilipat, Bandana untuk epnutup kepala. Kupluk
  9. Matras untuk melapisi bagian bawah tenda berfungsi untuk pelapis dasar tenda untuk tidur
  10. Perlengkapan memasak. Bawa Kompor portable dan Gas tabung LPG kecil. Sesuaikan tabung LPG kecil untuk keperluan beberapa hari aja. Dan Kitchen set Cooking untuk camping banyak dijual dipasaran. Didalamnya sudah ada rantang kecil, dandang kecil, dan sendok garpu, Minyak tanah/spirtus dalam botol kecil untuk api unggun, Teko kecil.
  11. Bahan makanan. Jika kami biasa bawa beras dalam botol, ikan kering, sarden, mie. Minyak goreng yang dibungkus dengan botol kecil. Bumbu masak garam, vitsin, gula, kecap. Bawang merah dan putih. Jangan bawa Roti karena cepat basi dan kurang mengenyangkan. Bawa gula merah dan madu secukupnya karena cocok untuk menahan lapar sampai seharian jika darurat bahan makanan menipis.
  12. Peralatan mandi bawa Handuk kecil, Sabun yang dipotong kecil-kecil dan Shampo satu set dan Sikat gigi serta Pastanya.
  13. Peta dan Kompas penting dibawa untuk daerah yang dituju sehingga tidak kesasar.
  14. Lampu Emergency yang terbaik gunakan yang bisa di charge dengan solar cell dan banyak dijual dipasaran karena cocok bisa di charge dengan listrik, power bank atau cahaya matahari langsung mengisi otomatis jika sudah tekena sinar.
  15. Bawa Power Bank dan peralatan Solar Cell Charge sangat perlu untuk penerangan di malam hari. Tapi gunakan seperlunya saja. Penerangan lainnya bisa menggunakan api unggun.
  16. Senter terbaik gunakan senter kepala dan senter korek api.
  17. Kotak P3K dan Obat-obatan. Cari kotak P3K kecil. Selebihnya bawa obat-obatan seperti obat diare, obat panas/parasetamol, antibiotik/Ampisilin, Obat Magh, Obat nyeri otot/Fatigon spirit, dan obat penahan nyeri/ibuprofen dan vitamin plus mineral
  18. Peralatan Safety yaitu Tali bisa untuk jemuran, mengikat sesuatu benda. yang tidak wajib tapi perlu juga dibawa yaitu Carabiner sesuaikan ukurannya. pigure and camp sesuakain keperluan,
  19. Alat Perlindungan diri bisa juga Pisau plus Gergaji, Ketapel, Pisau Lipat, Parang/mandau kecil, Tongkat ringan dan kuat, Decker bahu & lutut, helm safety outbond jika perlu, Palu kecil jika perlu.
  20. Peralatan Tambahan: Gunting dan gunting kuku, Body lotion, Autan, Obat nyamuk, Baking soda, Alumunium foil untuk bungkus makanan, Korak api gas dan kayu, Peluit, Buku Catatan plus Pulpen, Penggaris kecil, Sisir rambut, Foto Camera plus kodak/bisa juga HP, Topi Rimba, Alat Komunikasi satelit jika perlu, Alat Pancing, Kaca kecil, Kacamata, Masker, Jam tangan anti air, Baterai ABC, Sarung plus sajadah mini dan Baby Oil/minyak urut.

Mungkin itu alat yang biasa saya gunakan jika memasuki Hutan. Mungkin ada barang lain yang perlu ditambahkan silahkan sobat tambahkan sendiri tapi mengingat banyaknya peralatan yang dibawa akan mengurangi gerak dan laju Anda dalam membawanya.

Artikel Terkait: Peralatan Masak dan Resep Praktis Makanan Ke Hutan

Usahakan bentuk beberapa team untuk membawa dan membagi peralatan tersebut sehingga Anda ringan di dalam perjalanan.

Demikian petualanganku saat berkemah sesi 1. Sesi selanjutnya akan saya ceritakan di halaman lain untuk menambah motivasi Anda dalam berpetualang.

Sumber:
Buku Alexander LG